Inovasi Disruptif
INOVASI DISRUPTIF DAN CONTOHNYA
Dalam teori bisnis, inovasi disruptif adalah inovasi yang menciptakan pasar baru dan jaringan nilai atau masuk ke dasar pasar yang ada dan akhirnya menggantikan perusahaan, produk, dan aliansi pemimpin pasar yang sudah mapan. Konsep ini dikembangkan oleh akademisi Amerika Clayton Christensen dan kolaboratornya mulai tahun 1995, dan telah disebut sebagai ide bisnis paling berpengaruh di awal abad ke-21.
Tidak semua inovasi bersifat disruptif, bahkan kadang bersifat revolusioner. Misalnya, mobil pertama di akhir abad ke-19 bukanlah inovasi bersifat disruptif, karena mobil awal adalah barang mewah yang mahal yang tidak mengganggu pasar kendaraan kuda. Pasar untuk transportasi pada dasarnya tetap utuh sampai debut Ford Model T dengan harga lebih rendah pada tahun 1908. Mobil yang diproduksi secara massal merupakan inovasi disruptif, karena mengubah pasar transportasi, sedangkan tiga puluh tahun pertama mobil tidak.
Salah satu contoh inovasi disruptif bisa dilihat dari bidang pendidikan. Di masa lalu, pendidikan (terutama profesi) tidak dapat diakses dengan mudah oleh semua orang. Seseorang perlu mendaftar ke lembaga pendidikan yang terpecaya, lalu mengikuti serangkaian kursus yang panjang. Namun, tidak semua pembelajaran dapat diterapkan langsung di lapangan.
Dengan bantuan teknologi, masalah ini dapat diselesaikan. Kini tersedia berbagai aplikasi pelatihan online, bahkan digunakan oleh pemerintah Indonesia untuk pemerataan pendidikan. Seseorang bisa mendapatkan dan mengikuti pelatihan yang dibutuhkan kapan saja dan di mana saja. Proses pendaftarannya juga mudah, karena cukup mengisi formulir yang disediakan oleh aplikasi.
Comments
Post a Comment